Pusat Perbelanjaan Bersiap Menyambut FJGS

FJGS adalah ajang belanja yang diselenggarakan rutin dalam rangka HUT DKI Jakarta dan telah menjadi salah satu program uggulan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Perhelatan ini mulai dikenalkan kepada masyarakat pada tahun 1982. Dahulu, namanya adalah Festival Pertokoan. Sempat berganti nama menjadi Pesta Diskon dan Jakarta Great Sale, kini ajang ini diberi tajuk Festival Jakarta Great Sale.

   Penambahan kata "festival" dimaksudkan agar cakupan peserta FJGS semakin luas dan dapat diikuti lebih banyak peritel dan penjual, tidak hanya oleh peritel modern, tetapi juga pusat - pusat perdagangan dan penjual di pasar tradisional. Perhelatan ini dikelola oleh Asosiasi Pengelosa Pusat Belanja Indoesia (APPBI) DPD DKI Jakarta bekerja sama  dengan beberapa asosiasi dan peruahaan terkait.

   Untuk menyambut FJGS yang berlangsung pada 25 Mei - 23 Juni 2019, Harian Kompas bekerja sama dengan APPBI DPD DKI Jakarta mengundang para pengurus dan anggota APPBI DPD DKI Jakarta untuk hadir dalam Lunch Talk with Kompas, Kamis (2/5/2019). Hadir dalam acara ini antara lain Ketua APPBI DPD DKI Jakarta Ellen Hidayat, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Tri Agung Kristanto, Kepala Desk Produsen Harian Kompas Andreas Maryoto, dan General Manager Iklan Kompas Dorothea Devi.

   Terkait FJGS tahun ini, Ellen menyampaikan bahwa anggota APPBI DPD DKI Jakarta berkomitmen untuk menyukseskan FJGS ini. "Kami ingin bersama-sama bersinergi, segingga dengan situasi yang kodusif maka tentu perekonomian kita akan berkembang, dan negara kita semakin maju."

   Di dalam acara ini, diadakan pula diskusi dan pemaparan dari Litbang Kompas tentang tren berbelanja tahun ini. Pemaparan ini memantik diskusi yang lebih luas. Hasil survey, saat ini, mal masih menjadi pilihan utama untuk berbelanja aneka keperluan sehari-hari. Namun, angka ini menurun di kalangan generasi muda karena pola berbelanja sedikit bergeser ke belanja daring (online).

   Untuk itu, mal perlu lebih inovati.Sebagai ruang publik, mal punya banyak celah untuk berinovasi, Dari diskusi yang berlangsung, bentuk-bentuk inovasi yang bisa dilakukan adalah yang mendekatkan diri kepada konsumen muda, misalnya dengan mengadakan coworking space atau menjadikan area di mal ruang untuk ekshibisi-ekshibisi kreatif. Kelak, ini akan menyuburkan kunjungan dan interaksi di pusat-pusat perbelanjaan.

   Kini, dalam dua pekan ke depan, kita akan menyambut FJGS. Saatnya menjadi bagian dari persta dan menyaksikan kreasi-kreasi karya anak bangsa dalam ajang ini. [NOV]